Posts

Showing posts from July, 2021

SPIRIT LOCAL GENIUS DALAM KARYA FOTOGRAFI

Image
  SPIRIT LOCAL GENIUS DALAM KARYA FOTOGRAFI Oleh: Asep Deni Iskandar     Pendahuluan Cara penggambaran dan pengolahan karakter pada berbagai   media rupa, seperti; fotografi, lukisan, iklan, film atau animasi, saat ini berpijak pada satu mahjab yang datang dari Barat. Cara penggambaran yang berasal dari Barat ini menggunakan sistem naturalis-perspektif- moment opname (NPM). Cara menggambar naturalis-perspektif- moment opname yang berkembang sejak jaman Renaisans, kemudian mengglobal ke seluruh dunia pada jaman kolonialisme. Pengaruhnya semakin menjadi, ketika ditemukan dan berkembangnya kamera fotografi. Begitu kuatnya pengaruh cara menggambar dari Barat, sehingga dianggap satu-satunya cara menggambar yang berlaku, termasuk di Indonesia. Celakanya masyarakat kita menerima begitu saja, termasuk pendidikan di sekolah atau akademis pun hanya mengajarkan cara menggambar NPM. Masyarakat di negeri ini, pada akhirnya menjadi terbiasa dengan memandang gambar h...

Fotografi Domestik: Antara Memori dan Representasi Identitas Diri

Image
  Fotografi Domestik: Antara Memori dan Representasi Identitas Diri Oleh: Ali Mecca   Fotografi merupakan praktik kultural yang telah menyatu dengan gerak keseharian masyarakat. Fotografi banyak dimanfaatkan dalam ranah domestik untuk kebutuhan foto dokumentasi keluarga, foto pernikahan, foto wisuda,   foto liburan, foto ulang tahun, foto kelahiran, hingga foto kematian. Bahkan hari ini semua orang dapat membuat foto apapun melalui smartphon e-nya masing-masing. Sehingga praktik fotografi tidak sekadar menjadi perilaku konsumsi belaka, tetapi juga merupakan proses produksi yang aktif dilakukan oleh masyarakat secara umum. Kecenderungan semacam ini memang sudah muncul sejak George Eastman mengembangkan kamera Kodak pada tahun 1888. Sejak saat itu fotografi tidak lagi eksklusif seperti awal kelahirannya yang hanya dapat diakses oleh orang-orang dari kalangan tertentu saja. Fotografi di era Kodak menjadi sangat demokratis dan bisa dijangkau oleh orang-orang dari berb...

Phototherapeutic : fotografi sebagai medium terapi

Image
Doug Stewart dalam Photo Therapy: Theory & Practice (1997) telah menggunakan fotografi sebagai medium terapi untuk pasien di rumah sakit jiwa pada tahun 1850-an, atau sekitar 11 tahun setelah Louis Daguerre pertama kali memperkenalkan kamera kepada khalayak umum. Sejak saat itu, konsep menggunakan fotografi sebagai terapi telah berkembang di Eropa, Kanada, dan Inggris, hingga ke seluruh dunia. Berbagai proyek dilakukan berkenaan penggunaan fotografi sebagai terapi, seperti pemberdayaan individu dan masyarakat agar memiliki kekuatan positif, berani mengungkapkan sesuatu masalah yang sensitif, menghilangkan trauma karena berbagai kondisi seperti lingkungan prostitusi, perang, bencana alam, dan lainnya.  Foto sebagai terapi menggunakan gagasan bahwa di dalam foto ada representasi dari memori emosional. ‘Studium dan punctum” - Roland Barthes (1980), ternyata berkaitan dengan penelitian otak dan memori saat ini.  Fotografi dapat menjadi media katarsis, yakni pemicu...

Self Portrait (Potret Diri) sebagai Representasi Objektif Diri

Image
Self Portrait (Potret Diri) sebagai Representasi Objektif Diri Sejarah mencatat pada tahun 1839, Robert Cornelius, yakni seorang ahli kimia amatir yang pertama kali mengambil Self Portrait (potret diri). Dia mengambil foto ini dengan melepas tutup lensa, kemudian berlari ke bingkai tempat dia duduk dan berpose selama satu menit. Sekitar 180 tahun kemudian, kita masih berbicara tentang fotografi potret diri ini. Satu hal yang tidak berubah - semua tentang kesadaran diri, eksplorasi rasa dan kontrol atas aspek dalam diri. Kita pun mengenal fotografer dengan karya-karya Self Portrait (potret diri)nya seperti Vivian Maier, Andy Warhol, Jun Ahn, Cindy Sherman,dan banyak lagi lainnya. Kita bisa melihat kreasi visual seolah mereka hidup dan menceritakan narasi mereka sendiri secara langsung. Melintasi batas antara pribadi dan publik sambil menawarkan kepada kita momen-momen intim mereka. Pendekatan mereka yang bervariasi, yang menawarkan sudut dan perspektif yang berbeda, namun me...

Cyanotype; Fotografis dan Asmara

Image
Cyanotype; Fotografis dan Asmara Bermula dari ngobrol santai dimeja kopi Red Raws Center, saya bertemu dengan Mas Wicaksono, seorang pegiat fotografi yang sedang berbincang dengan Wahyu Dhian. Obrolan kopi tersebut kemudian menngerucut pada sebuah kepingan peristiwa fotografis dimasa lalu terkait budaya cetak di Kota Bandung. Desas-desusnya bahwa pada medio 1970-an masyarakat kota Bandung telah mengenal budaya cetak cyanotype. Wah saya jadi semakin tenggelam khusyuk mendengarkan obrolan diantara mereka.  Bahan baku utama pembicaraan ini ternyata berasal dari seorang Sjuaibun Ilyas. Beliau memiliki – katakanlah - artefak peninggalan dari masa dimana masyarakat Kota Bandung ramai melakukan cetak cyanotype dari informasi yang dibeberkan , artefak tersebut memuat citra dari Ayahandanya sendiri pada masa usia yang berbeda.  Sjuaibun Ilyas sendiri merupakan seorang fotografer profesional yang dikenal luas  dikalangan pemerhati fotografi Kota Bandung. Beliau mengen...

SISA CERITA PROYEKSI SINAR PETROMAKS

Image
SISA CERITA PROYEKSI SINAR PETROMAKS Adalah seorang seniman lithography Perancis, Joseph-Nicephore Niepce, yang pada tahun 1824 telah meng-exposed pemandangan dari kamarnya selama 8 (delapan) jam pada sebuah plat logam yang dilapisi aspal. Proses yang disebutnya Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograph) berhasil melahirkan sebuah gambar secara permanen. Kemudian prinsip yang sama digunakan pada kamera obscura berlensa yang kemudian disebut heligarvure, dan 2(dua) tahun setelahnya yaitu pada tahun 1826 yang akhirnya menjadi sejarah awal fotografi yang sebenarnya. Foto yang dihasilkan itu kini disimpan di University of Texas, Austin, AS. Fotografi modern melahirkan banyak pionir dan banyak punya “korban”. Era perkembangan fotografi digital pun banyak melahirkan pionir dan banyak pula menimbulkan korban pada pelaku fotografi era sebelumnya (analog) di seluruh dunia. Tidak terkecuali di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sejak marak fotografi digital di tahun 2005-an, ...